Gimana Pendaftaran Merek Hak Merk buat UMKM?

Mendaftarkan Hak Kekayaan Intelektual( HAKI) ataupun merk jadi salah satu perihal yang berarti buat dicoba para pelakon UMKM. Merk jadi berarti utamanya untuk pelakon UMKM yang bergerak di bidang kreatif semacam kerajinan serta mode. Dengan terdapatnya HAKI, pelakon UMKM juga dapat menghindari penyalahgunaan merk dicoba oleh pihak lain yang tidak bertanggung jawab. Tidak hanya itu pula, dengan mempunyai merk dagang, dipercayai dapat mendongkrak pemasukan ataupun omzet UMKM.

Kemudian, gimana metode mendaftarkannya? Melansir dari web formal umkmindonesia. id, Jumat( 4/ 12/ 2020), perihal awal yang dicoba oleh UMKM merupakan melaksanakan pengajuan ataupun permohonan diri ke lembaga terpaut. Dalam perihal ini, pengajuan dapat ditunjukan ke Deputi Bidang Penciptaan serta Pemasaran, SKDP Provinsi yang membidangi KUMKM maupun SKDP Kabupaten/ Kota yang membidangi KUMKM. Sehabis melaksanakan pengajuan permohonan, seluruh persyaratan data- data registrasi hendak ditilik langsung. Ada pula informasi yang dibutuhkan di antara lain merupakan formulir registrasi, pesan statment tentang kepemilikan merk yang sudah diketok serta dibubuhi materai, gambar kopi NPWP serta KTP pendaftaran merek ,

Nama serta Label Merk, Etiket Merk ataupun contoh merk dalam permohonan merk, serta melampirkan sertifikat register UMKM dari Departemen Koperasi serta UKM. Apabila persyaratan dinyatakan lengkap, permohonan juga hendak diajukan ke Ditjen HKI buat mendaftarkan hak merk, sampai diproses langsung oleh Ditjen HKI Kemenkum serta HAM. Sedangkan, apabila persyaratan tidak terpenuhi, pelakon UMKM wajib membetulkan permohonan. Registrasi buat hak merk ini juga dikala ini telah dapat dicoba secara online. Direktorat Jenderal Kekayaan Intelektual( DJKI) telah membuka pelayanannya.

Tetapi tadinya, pelakon UMKM wajib menginstal aplikasi Merk ataupun Portal DJKI terlebih dulu, lewat AppStore. Sehabis itu, yang dapat dicoba berikutnya merupakan memesan kode billing ataupun no pembayaran yang dapat diperoleh lewat simpaki. dgip. go. id serta langsung mengisi kolom yang ada. Sehabis melaksanakan pemesanan kode biling, jalani pembayaran serta simak arahan yang diberikan. Login kembali ke aplikasi Merk ataupun Portal DJKI.

Baca Juga : Jangan Lakukan Latihan Manuver Sepeda

Masukan data- data permohan merk, setelah itu submit informasi permohonan online. Informasi permohonan yang telah disubmit bisa dicetak serta hendak dicek oleh petugas. Setelahnya, tunggu proses berikutnya serta arahan dari pihak petugas. Menimpa tarif, tarif registrasi hak merk berbeda- beda. Tarif didetetapkan bersumber pada apakah pelakon usaha tersebut berasal dari pelakon UMKM ataukah dari universal. Perihal ini juga sudah diatur dalam PP No 28 Tahun 2019. Buat registrasi hak merk untuk UMKM, dapat dekat Rp 500. 000 apabila dicoba secara online serta Rp 600. 000 apabila secara manual ataupun offline.

Sedangkan buat registrasi hak merk untuk warga universal sebesar Rp 1, 8 juta secara online serta Rp 2 juta secara manual ataupun offline. Jangka waktu buat hak merk, berlaku cuma sepanjang 10 tahun. Buat itu, untuk UMKM yang mau memperpanjang hak mereknya dikenakan bayaran sebesar Rp 1 juta apabila dicoba secara online serta Rp 1, 2 juta secara offline. Sedangkan untuk universal sebesar Rp 2, 25 juta secara online serta Rp 2, 5 juta secara manual ataupun offline.

Leave a Reply